<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tempat Belajar Linux &#187; Full Circle Magazine</title>
	<atom:link href="http://www.kaplinglinux.com/category/full-circle-magazine/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kaplinglinux.com</link>
	<description>Belajar, diskusi, dan sharing ilmu Linux bersama KaplingLinux</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jun 2010 13:06:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<image>
  <link>http://www.kaplinglinux.com</link>
  <url>http://www.kaplinglinux.com/favicon/Favicon.png</url>
  <title>Tempat Belajar Linux</title>
</image>
		<item>
		<title>Formatting Output Di Terminal</title>
		<link>http://www.kaplinglinux.com/2009/05/07/formatting-output-di-terminal/</link>
		<comments>http://www.kaplinglinux.com/2009/05/07/formatting-output-di-terminal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 09:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Full Circle Magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kaplinglinux.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Pada sesi command dan conquer ini, kita akan membahas cara menggunakan perintah grep, sed, awk, cat, dan cut untuk melakukan formatting output. Formatting output ini sangat berguna untuk meletakkan sesuatu secara bersamaan  seperti conky atau script yang menampilkan informasi theme di terminal. Perintah command pertama yang akan dibahas adalah perintah cut. Sebagai contoh kita ingin [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sesi command dan conquer ini, kita akan membahas cara menggunakan perintah grep, sed, awk, cat, dan cut untuk melakukan formatting output. Formatting output ini sangat berguna untuk meletakkan sesuatu secara bersamaan  seperti conky atau script yang menampilkan informasi theme di terminal.</p>
<p><span id="more-294"></span>Perintah command pertama yang akan dibahas adalah perintah cut. Sebagai contoh kita ingin menampilkan nama distribusi pada theme script. Kita dapat menemukannya pada directory /etc/issue. Jika kita menjalankan cat /etc/issue, maka kita akan mendapatkan output yang mengandung escape karakter. Jadi jika kita menjalankan perintah /etc/issue|head -n 1, maka kita akan menghilangkan line tambahan dengan melakukan piping output dari perintah cat menuju ke head, yang kemudian akan menampilkan  hanya baris pertama dari output. Sejauh ini hal ini baik, tetapi bagaimana dengan escape character ?.Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan perintah cut. Untuk menggunakan cut, kita harus menggunakan delimiter, dan kemudian memberitahukan kepada perintah cut tersebut apa yang akan dilakukan dengan delimiter tersebut. Perintah yang akan digunakan adalah</p>
<p style="text-align: center;">cat /etc/issue|head -n 1 |cut &#8211;delimiter=&#8217; &#8216; -f 1,2</p>
<p style="text-align: left;">Command ini memberitahukan kepada cat bahwa delimiter yang digunakan adalah blank space dan menampilkan dua display pertama (pada dasarnya cut memotong output menjadi segment-segment menurut delimiter, sehingga field 1 dan field 2 merupakan field pertama sebelum dan sesudah delimiter pertama pada output, pada kasus kita, Ubuntu 8.10). Perintah cut juga dapat digunakan untuk menampilkan beberapa karakter dengan menggunakan -c flag.</p>
<p style="text-align: left;">Kita juga dapat melakukan hal yang sama dengan sed, dimana perintah yang digunakan adalah :</p>
<p style="text-align: center;">cat /etc/issue|sed &#8216;{s/\\n// ;<br />
s/\\l// ; /^$/d}&#8217;</p>
<p style="text-align: left;">Perintah ini mungkin terlihat kompleks, tetapi dua ekspresi pertama (setiap ekspresi dipisahkan oleh tanda titik koma) memberitahukan kepada sed untuk menggantikan &#8220;\n&#8221; dengan tanda &#8220;&#8221;(nothing), dan hal ini juga berlaku untuk &#8220;\l&#8221;, menghilangkan karakter tersebut dari output. &#8220;/^$/d merupakan command yang memberitahu sed untuk menghapus blank line (&#8220;/^$&#8221; merupakan regular experession untuk line yang dimulai dengan blank dan berakhir juga dengan blank dan tidak memiliki tanda &#8212; diantara blank tersebut). Sehingga &#8216;s/\\n\b//&#8217; memberitahu sed untuk mengganti (&#8220;s/)&#8221;\n&#8221;(&#8220;\\n&#8221;) dengan &#8220;&#8221;(&#8220;//&#8221;). Alasan mengapa command ini ditaruh dalam tanda kurung, karena kita menggunakan tiga ekspresi pada output, dan kita hanya ingin menghasilkan satu ouput, sehingga kita menaruh ekspresi tersebut dalam tanda kurung (&#8220;{}&#8221;) dan dipisahkan oleh tanda titik koma.</p>
<p style="text-align: left;">Terakhir output yang sama dapat dihasilkan dengan menggunakan perintah awk. Perintah awk yang digunakan untuk menghasilkan output yang sama adalah sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: center;">cat /etc/issue|awk &#8216;/\\n/ {print $1, $2}&#8217;</p>
<p style="text-align: left;">Command ini sekali lagi menggunakan regular expression, tapi jauh lebih mudah dimengerti daripada perintah sed sebelumnya. Pada dasarnya, awk &#8216;/\n/ {print $1, $2}&#8217; menemukan suatu baris yang memiliki karakter &#8220;\n&#8221;, kemudian mencetak dua field pertama (pemisah standar yang digunakan adalah space, tapi kamu dapat menggunakan pemisah sesuai dengan keinginan kamu dengan menggunakan -F flag). Hal ini dapat mencegah keharusan untuk melakukan format extra line dan &#8216;\l&#8217; dari output.</p>
<p style="text-align: left;">Pembahasan ini hanyalah membahas sesi perkenalan dari command awk, sed, dan cut. Implementasi yang fleksibel dari awk, sed, dan cut membuat sangat sulit untuk membuat tutorial yang mengupas lebih dalam dari ketiga perintah ini. Penjelasan diatas dimaksudkan untuk memberikan gambaran bagaimana perintah-perintah tersebut bekerja, dan tidak secara penuh mengeksplorasi kemampuan dari ketiga perintah tersebut. Jika kamu ingin berlatih lebih banyak cobalah untuk menggunakan ketiga perintah tersebut, dimana output yang dihasilkan dari ketiga perintah tersebut adalah sama.</p>
<p style="text-align: left;">Artikel ini diambil dari majalah Full Circle Magazine edisi ke-21 dan di terjemahkan oleh Indra Budi Trisno.</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p><script src="http://shots.snap.com/ss/d39237a8273146d1530577c07d5e7c6e/snap_shots.js" type="text/javascript"></script> <script type="text/javascript"><!--
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
// --></script></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kaplinglinux.com/2009/05/07/formatting-output-di-terminal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengedit file menggunakan Nano dan Vi/Vim</title>
		<link>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/23/mengedit-file-menggunakan-nano-dan-vivim/</link>
		<comments>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/23/mengedit-file-menggunakan-nano-dan-vivim/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 11:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Full Circle Magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kaplinglinux.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Jika kamu mengikuti tutorial command dan conquer selama ini, kamu setidaknya sudah mengetahui bagaimana cara-cara menggunakan terminal dengan aman, dan cara memanage file melalui command line. Bulan ini kita akan menunjukkan pada kamu bagaimana cara mengedit file menggunakan Nano dan Vi/Vim. Sebagai permulaan, saya akan menunjukkan cara termudah untuk menggunakan editor yang termudah dari dua [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kamu mengikuti tutorial command dan conquer selama ini, kamu setidaknya sudah mengetahui bagaimana cara-cara menggunakan terminal dengan aman, dan cara memanage file melalui command line. Bulan ini kita akan menunjukkan pada kamu bagaimana cara mengedit file menggunakan Nano dan Vi/Vim.</p>
<p><span id="more-40"></span></p>
<p>Sebagai permulaan, saya akan menunjukkan cara termudah untuk menggunakan editor yang termudah dari dua editor, yaitu nano. Ketikkan perintah berikut ini</p>
<p style="text-align: center;">nano example.txt</p>
<p style="text-align: left;">Perintah diatas akan menampilkan program Nano seperti gambar dibawah ini</p>
<p style="text-align: center;"><a title="Nano Editor" href="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/uploads/2008/10/nano-editor.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-41 aligncenter" title="nano-editor" src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/uploads/2008/10/nano-editor-300x209.jpg" alt="Nano editor" width="300" height="209" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Pada bagian atas editor terdapat 3 informasi. Disebelah kiri terdapat tulisan &#8216;GNU Nano&#8217; diikuti dengan versi dari GNU Nano ini, pada bagian tengah terdapat nama file yang ditampilkan, dan pada bagian kanan terdapat informasi status dari file. Pada bagian bawah, terdapat dua baris command dari editor, diikuti dengan status baris dari dua command tersebut. Untuk mengedit file, kamu cukup melakukan pengetikkan seperti yang kamu lakukan pada program text editor lainnya.</p>
<p style="text-align: left;">Disamping mengedit file, fungsi-fungsi umum (dan kombinasi dari fungsi-fungsi tersebut) terdapat pada bagian bawah editor. Sebagai contoh , ^O (Ctrl+O) akan melakukan fungsi &#8216;WriteOut&#8217; atau akan melakukan fungsi save  file, dan ^W (Ctrl+w) berguna untuk melakukan fungsi pencarian pada file. Nano merupakan editor yang paling mudah dibandingkan dengan Vi atau Vim, tapi dari sisi fungsionalitas Vi atau Vim jauh lebih unggul dibandingkan dengan Nano.</p>
<p style="text-align: left;">Secara standard Ubuntu hanya menyertakan program Vim versi basic. Tapi fungsi-fungsi yang terdapat pada program Vim basic ini masih dapat digunakan untuk melakukan latihan-latihan yang terdapat pada tutorial ini, tapi untuk melakukan editing tingkat advance atau tingkat mahir, kamu memerlukan full package dari Vim (Kita akan menunjukkan bagaimana mendapatkan package ini dengan menggunakan command line pada tutorial mendatang).</p>
<p style="text-align: left;">Text editor umumnya mempunyai dua fungsi utama : mengedit file dan melakukan otomatisasi task. Task dapat berupa segala sesuatu mulai dari find/replace atau hanya mengesave suatu file. Pada editor yang memiliki tampilan graphic, fungsi untuk mengsave suatu file dapat dilakukan dengan menggunakan menu atau dengan mengklik tombol. Pada Nano, kamu menggunakan kombinasi key tertentu untuk melakukan fungsi ini. Vim memiliki dua mode untuk melakukan fungsi ini : insert mode dan command mode. coba ketikkan perintah vim example.txt pada terminal, maka layar kamu akan menampilkan tampilan seperti gambar dibawah ini. Vim pada gambar dibawah ini menggunakan mode standard, yaitu command mode. Sehingga kamu tidak dapat mengedit dokumen</p>
<p style="text-align: center;"><a title="Vim editor dalam mode command" href="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/uploads/2008/10/vim-editor-dalam-mode-command.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-42 aligncenter" title="vim-editor-dalam-mode-command" src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/uploads/2008/10/vim-editor-dalam-mode-command-300x209.jpg" alt="vim editor dalam mode command" width="300" height="209" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Untuk melakukan switch pada insert mode, tekan &#8216;i&#8217; atau tombol insert. Sekarang kamu dapat mengedit file. Coba ketikkan beberapa teks, kemudian lakukan switch back pada command mode dengan menekan tombol escape (esc).</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="4" width="480">
<col width="122"></col>
<col width="342"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="122"><strong>Command</strong></td>
<td width="342"><strong>Function</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">:w</span></span></p>
</td>
<td width="342">
<p align="left"><span style="font-family: DejaVuSans,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Save 			the document.</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">:q</span></span></p>
</td>
<td width="342">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Quit 			Vim.</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">:q!</span></span></p>
</td>
<td width="342">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Quit 			Vim without Saving</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">h,j,k,l</span></span></p>
</td>
<td width="342">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Move 			around</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">document, 			you can</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">also use the 			arrow keys</span></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">:e 			[filename]</span></span></p>
</td>
<td width="342">
<p align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Open 			the given file.</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">:help</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">[command]</span></span></td>
<td width="342">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Open 			the main help</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">page 			or get specific</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">help</span></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="122">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">:set 			[option]</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">[value]</span></span></td>
<td width="342">
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">Get 			a list of options</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;" align="left"><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">that 			have been set, or</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman,serif;"><span style="font-size: small;">set an option</span></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: left;">Terdapat beratus-ratus atau mungkin beribu-ribu command pada Vim. Beberapa command vim dasar dapat dilihat diatas.</p>
<p style="text-align: left;">Sebagai contoh, Jika kamu ingin menyimpan perubahan yang kamu lakukan, ketikkan &#8216;:w&#8217; (semua Vim command dimulai dengan tanda &#8216;:&#8217;) Kamu juga dapat menggabungkan beberapa command menjadi satu, sebagai contoh command &#8216;:wq&#8217; akan melakukan save file dan setelah itu akan melakukan fungsi quit dari program Vim.</p>
<p style="text-align: left;">Command-command diatas hanya merupakan beberapa command dasar dari Vim. Vim juga memiliki command untuk melakukan copy/paste, find/replace, syntax highlighting, showing line number, dan masih banyak fungsi-fungsi lainnya. Jika kamu ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai fungsi yang dimiliki oleh Vim, gunakan command :help atau kamu dapat membaca dokumantasinya di <a title="Dokumentasi fungsi di program Vim" href="http://www.vim.org/docs.php" target="_blank">http://www.vim.org/docs.php</a></p>
<p style="text-align: left;">Artikel ini diambil dari majalah Full Circle Magazine edisi ke-17, bagian Command and Conquer section.</p>
<p style="text-align: left;">Diterjemahkan kembali oleh Indra Budi Trisno.</p>
<p style="text-align: left;">
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/23/mengedit-file-menggunakan-nano-dan-vivim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur file dengan menggunakan shell</title>
		<link>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/11/mengatur-file-dengan-menggunakan-shell/</link>
		<comments>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/11/mengatur-file-dengan-menggunakan-shell/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 08:03:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Full Circle Magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kaplinglinux.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kamu mengetahui cara menggunakan command line, mengetahui posisi kamu sekarang berada di directory mana, dan cara menampilkan file pada directory, kami akan menunjukkan bagaimana cara mengatur file dengan menggunakan shell. Untuk memulai buka program terminal kamu dan ketikkan perintah berikut ini touch foo mkdir bar Command pertama akan membuat file kosong dengan nama &#8216;foo&#8217;. [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kamu mengetahui cara menggunakan command line, mengetahui posisi kamu sekarang berada di directory mana, dan cara menampilkan file pada directory, kami akan menunjukkan bagaimana cara mengatur file dengan menggunakan shell. Untuk memulai buka program terminal kamu dan ketikkan perintah berikut ini</p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p>touch foo</p>
<p>mkdir bar</p>
<p>Command pertama akan membuat file kosong dengan nama &#8216;foo&#8217;. Hal ini sangat berguna jika kamu menjalankan web server bersamaan dengan web application, dan diminta untuk membuat sebuah file dengan nama tertentu untuk membuktikan bahwa kamu memiliki hak untuk menginstall aplikasi tersebut. perintah kedua digunakan untuk membuat directory dengan nama &#8216;bar&#8217;. Jika kamu ingin memastikan bahwa command ini bekerja, kamu dapat menggunakan command yang telah kamu pelajari pada edisi sebelumnya untuk melihat daftar file/directory pada working directory. Sekarang kita memiliki sebuah file dan directory yang akan digunakan untuk latihan, ini waktunya melakukan sesuatu dengan file dan directory tersebut. Hal pertama yang akan dilakukan adalah membuat copi dari file atau directory tersebut dengan mengetikkan perintah berikut</p>
<p>cp foo foo2</p>
<p>Perintah ini akan mengcopy file &#8216;foo&#8217; menjadi &#8216;foo2&#8242;. Sekarang mari kita pindahkan file &#8216;foo2&#8242; pada directory &#8216;bar&#8217; dan pada waktu bersamaan mengubah nama file tersebut menjadi &#8216;foo&#8217;. Untuk melakukan hal ini, kita menggunakan perintah mv.</p>
<p>$mv foo2 bar/foo</p>
<p>Perhatikan bagaimana kamu dapat menggunakan perintah mv untuk mengubah nama file, dan pada waktu bersamaan memindahkan file tersebut. Jika kamu hanya menginginkan memindahkan file &#8216;foo2&#8242; pada directory &#8216;bar&#8217; tanpa mengubah nama file tersebut, kamu dapat mengetikkan salah satu perintah berikut ini</p>
<p>mv foo2 bar/</p>
<p>mv foo2 bar/foo2</p>
<p>Karena kamu tidak mengubah nama file tersebut, kamu tidak perlu menambahkan nama file pada directory. Tetapi kamu juga dapat menambahkan nama file, jika kamu ingin memastikan bahwa segala sesuatu berjalan lancar. Kamu harus berhati-hati ketika menggunakan perintah mv dan cp, karena perintah ini akan melakukan overwrite file yang kamu miliki. Hal ini tidak bermasalah dengan file yang digunakan dalam latihan ini, tetapi ketika kamu menggunakan file sesungguhnya, hal ini dapat menimbulkan masalah. Untuk hal terbaik sebaiknya kamu membackup sebelum kamu berinteraksi dengan file menggunakan command line, hal ini dimaksudkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Jika kamu ingin diberi suatu peringatan ketika perintah command yang kamu gunakan akan melakukan overwrite pada suatu file, gunakan i-switch. Contoh :</p>
<p>cp -i foo bar/</p>
<p>Jika sebelumnya kamu sudah menjalankan perintah &#8216;mv foo2 bar/foo&#8217;, kamu akan diberi semacam peringatan untuk memastikan bahwa kamu benar-benar ingin melakukan overwrite pada file tersebut. Terdapat beberapa option lainnya yang berguna  yang dapat ditemukan pada man page. Satu yang mungkin kamu inginkan adalah -v, dimana perintah ini akan menujukkan semua file yang dicopi atau dipindahkan. Kamu juga dapat menggunakan wildcard untuk melakukan copi atau memindahkan beberapa file sekaligus.</p>
<p>mkdir new-directory/</p>
<p>mv bar/* new-directory/</p>
<p>Perintah ini akan memindahkan semua file dari bar/ ke new-directory/. Jika kamu ingin memindahkan directorynya juga, tidak hanya isi file dan subdirectory di dalam directoy tersebut, gunakan perintah yang sama, dengan pengecualian tidak menggunakan &#8216;*&#8217;.</p>
<p>Akhirnya, mari hapus semua contoh file dengan menggunakan perintah rm.</p>
<p>rm -rf bar/</p>
<p>rm -rf new-directory/</p>
<p>rm foo</p>
<p>Menggunakan rm dengan -rf menyebabkan rm akan menghapus file dan directory secara rekursif, dan akan menghapus file dan directory tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu. Biasanya perintah ini digunakan untuk menghapus directory beserta dengan isinya. Berhati-hatilah bahwa kamu benar-benar tidak salah mengetikkan nama directory atau nama file ketika menggunakan perintah rm; jika kamu menggunakan perintah tab dan tidak melihat nama directory atau nama file yang diautocomplete oleh terminal, kamu dapat menghapus sesuatu yang tidak kamu inginkan!. Pastikan bahwa jika seseorang memberikan kamu bantuan dan memberitahu kamu untuk menggunakan perintah rm, kamu tahu apa yang sedang kamu hapus, terutama jika perintah itu dijalankan dengan menggunakan &#8216;sudo&#8217; didepannya. Jangan lupa untuk membackup semua file atau directory yang penting, meskipun kamu beranggapan bahwa kamu tidak akan melakukan apapun terhadapnya</p>
<p>Artikel ini diambil dari section Command and Conquer dari majalah Full Circe Magazine edisi ke-16. Diterjemahkan oleh Indra Budi Trisno.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/11/mengatur-file-dengan-menggunakan-shell/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo mengenal command line di Linux</title>
		<link>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/01/ayo-mengenal-command-line-di-linux/</link>
		<comments>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/01/ayo-mengenal-command-line-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 11:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Full Circle Magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kaplinglinux.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Pandangan pertama pengguna Linux baru mengenai command line mungkin adalah sesuatu yang menakutkan. Tapi ada peribahasa yang berkata tak kenal maka tak sayang. Apabila kamu sudah benar-benar menguasai command line ini maka kamu dapat dipastikan bakal kecanduan menggunakannya. Kalo kamu menanyakan pendapat saya pribadi, maka saya akan menjawab tidak tahu. Soalnya saya merasa saya bukan [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pandangan pertama pengguna Linux baru mengenai command line mungkin adalah sesuatu yang menakutkan. Tapi ada peribahasa yang berkata tak kenal maka tak sayang. Apabila kamu sudah benar-benar menguasai command line ini maka kamu dapat dipastikan bakal kecanduan menggunakannya. Kalo kamu menanyakan pendapat saya pribadi, maka saya akan menjawab tidak tahu. Soalnya saya merasa saya bukan seorang master Linux, apalagi master dalam hal command line <img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" class="wp-smiley" title="Ayo mengenal command line di Linux" /> </p>
<p><span id="more-37"></span></p>
<p>Untuk bertemu teman baru kamu, coba buka menu Applications &gt; Accessories &gt; Terminal di Gnome atau K &gt; System &gt; Console di KDE. Pada waktu kamu membuka terminal ini, maka kamu akan melihat</p>
<p style="text-align: center;">username@computer-name:~$</p>
<p>Hal ini berarti kamu masuk ke command line dengan nama user &lt;username&gt; pada komputer &lt;computer-name&gt;. Tanda :~$ menunjukkan bahwa posisi kamu berada sekarang ada di home directory. Dan kamu login bukan sebagai root user. Jika kamu masih tetap tidak memahami penjelasan barusan, jangan khawatir, hal ini akan dijelaskan pada artikel ini atau pada artikel full circle magazine edisi berikutnya.</p>
<p>Percaya atau tidak langkah pertama untuk menggunakan command line dengan aman adalah mengetahui apa yang sedang kamu ketik. Jika kamu mengetikkan sebuah command dan kamu tidak mengetahui apa fungsi dari command tersebut, maka jangan jalankan command tersebut. Saya tidak mengatakan bahwa kamu harus mengetahui apa semua fungsi command yang sedang diketik, karena hal itu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengetahui semua fungsi command. Terdapat beberapa cara untuk untuk mengetahui apa fungsi suatu command. Yang paling mudah adalah dengan mengetikkan</p>
<p style="text-align: center;">whatis &lt;command&gt;</p>
<p style="text-align: left;">Fungsi ini akan mencari semua manual (atau man) untuk suatu command, dan menghasilkan output penjelasan singkat mengenai kegunaan suatu command yang dicari. Hal ini tidak selalu berguna, dan tidak selalu menjelaskan fungsi suatu command secara detail. Langkah yang lebih baik dalam mencari kegunaan suatu command adalah dengan mengetikkan :</p>
<p style="text-align: center;">man &lt;command&gt;</p>
<p style="text-align: left;">Tidak seperti fungsi &#8216;whatis&#8217; fungsi man akan memberikan full akses pada halaman full man(s), dan memungkinkan kamu untuk melihat fungsi suatu command, option atau argument yang tersedia untuk command tersebut, dan beberapa contoh dalam menggunakan command tersebut. Argument adalah segala sesuatu yang terdapat setelah command &#8211; sebagai contoh pada dua command sebelumnya, kamu menggunakan sebuah argument yaitu nama command. Untuk melakukan navigasi pada halaman man, gunakan tombol panah atas dan tombol panah bawah (atau page up, page down jika kamu tidak sabaran), tekan tombol q untuk keluar.</p>
<p style="text-align: center;">man man</p>
<p style="text-align: left;">Command diatas akan menjelaskan cara menggunakan man. Hal pertama yang akan membuat kamu terkejut adalah begitu banyak penjelasan mengenai fungsi command ini. Jika kamu memperhatikan secara detail, kamu akan melihat bahwa penjelasan mengenai fungsi ini sebenarnya adalah sederhana. Segala sesuatu yang terdapat pada tanda kurung [] bersifat optional dalam arti bisa disertakan atau tidak. Jadi jika kamu mengabaikannya, kamu akan melihat &#8216;man&#8217;, &#8216;man -l file&#8217;, &#8216;man -k regexp&#8217; dan &#8216;man -f page&#8217;. Setiap fungsi ini menerima argument yang berbeda-beda yang ditampilkan dalam tanda kurung persegi. Penjelasan ini cukup berguna, tapi bukan berarti hal ini menjelaskan apa yang dilakukan oleh parameter-parameter yang terdapat pada fungsi tersebut. Hal ini akan dijelaskan pada halaman bawah fungsi tersebut. Jika kamu mengikuti penjelasan fungsi tersebut, kamu akan melihat typical layout dari halaman man. Kamu akan melihat begitu banyak penjelasan yang terdapat pada halaman tersebut, dimana kemungkinan kamu tidak perlu untuk membaca semua informasi tersebut. section &#8216;OPTIONS&#8217; akan lebih berguna, karena section tersebut akan memberikan kamu daftar kegunaan dari setiap options. Sebagai contoh -L &lt;locate&gt; atau &#8211;locate=&lt;locate&gt; akan membuat kamu dapat melihat halaman man dalam options bahasa lain selain option bahasa default yang dipilih. Hal tersebut akan menjelaskan mayoritas section-section yang relevan atau yang berguna dari halaman man; bagaimanapun, terdapat banyak informasi disana daripada yang saya jelaskan disini.</p>
<p style="text-align: left;">Terdapat cara yang lebih advance untuk mendapat informasi mengenai suatu command, yaitu dengan menggunakan fungsi &#8216;info&#8217;. Bagaimanapun hal ini tidak selalu berguna pada tahap ini. Jika kamu ingin mendapatkan lebih lanjut informasi mengenai fungsi info, ketikkan &#8220;?&#8221;  ketika melihat halaman info untuk mengetahui bagaimana cara melakukan navigasi pada halaman info. &#8216;man info&#8217; mungkin juga dapat berguna.</p>
<p style="text-align: left;">Sekarang kamu mengetahui bagaimana cara mendapatkan keterangan atau informasi mengenai suatu command, dan jauh lebih baik untuk mengetahui beberapa command dan hal-hal lain yang harus kamu perhatikan. Hal yang pertama adalah command &#8216;sudo&#8217;. Command ini akan menjalankan command setelah command sudo dengan perbedaan command yang dijalankan memiliki hak akses sebagai root user. Apabila kamu tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan root user, root user memiliki  hak akses tak terbatas pada sistem, dan karena itu segala sesuatu yang dijalankan sebagai root user memiliki kemungkinan bahaya. Hal ini bukan berarti sudo selalu melakukan segala sesuatu yang merugikan. Sudo juga dapat berguna pada suatu waktu karena hal ini meminimalkan kemungkinan melakukan pengetikkan command yang salah sebagai root. Hal ini disebabkan apabila kamu menjalankan command sebagai root user, kamu benar-benar memperhatikan apa yang kamu ketikkan. Jadi segala sesuatu yang kamu jalankan sebagai root user harus benar-benar diperhatikan, dan kamu benar-benar mengetahui apa fungsi command yang kamu ketikkan.</p>
<p style="text-align: left;">Hal berikutnya yang harus kamu perhatikkan   adalah mengenai command line options. Command line options memanipulasi cara kerja suatu command. Sebagai contoh :</p>
<p style="text-align: center;">man -k PDF</p>
<p style="text-align: left;">daripada menampilkan man untuk suatu file PDF (seperti yang mungkin kamu tebak) , command ini akan melist semua output command ini  dan menampilkan hasilnya dalam bentuk PDF. Lihat bagaimana tambahan -k dapat melakukan modifikasi output dari man command? modifikasi lainnya dapat mengijinkan user untuk mengirimkan output dari suatu program ke program lainnya, menambahkan isi dari suatu file, menjalankan aplikasi di background, dan masih banyak lagi. Hanya perhatikan ketika kamu melihat simbol yang tidak kamu ketahui, simbol itu mungkin mengubah cara kerja suatu command. Jadi kamu perlu melakukan beberapa riset sebelum menjalankan command tersebut.</p>
<p style="text-align: left;">Terdapat banyak kombinasi dari command dan modifier yang apabila dijalankan kemungkinan dapat melakukan kerusakan pada sistem. Contoh command yang dapat melakukan kerusakan pada sistem adalah &#8216;rm -rf&#8217;. Command ini apabila dijalankan akan menghapus file sistem yang penting. Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai command yang tidak seharusnya diketikkan, kamu dapat mengunjungi situs <a title="Malicious Commands" href="http://ubuntuforums.org/announcement.php?a=54." target="_blank">http://ubuntuforums.org/announcement.php?a=54.</a> Saya tahu hal ini kedengarannya menakutkan, tapi lebih baik mengetahui apa yang seharusnya tidak dijalankan.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Command line adalah sahabatmu, dan jangan khawatir dalam menggunakannya.</strong></p>
<p style="text-align: left;">Artikel ini diambil dari majalah Full Circle Magazine edisi ke 14, bagian Command  and Conquer. diterjemahkan lagi oleh Indra Budi Trisno.</p>
<p style="text-align: left;">Jangan lupa memberikan komentar mengenai terjemahan artikel ini.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kaplinglinux.com/2008/10/01/ayo-mengenal-command-line-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman mengenai posting dari majalah Full Circle Magazine</title>
		<link>http://www.kaplinglinux.com/2008/09/30/pengumuman-mengenai-posting-dari-majalah-full-circle-magazine/</link>
		<comments>http://www.kaplinglinux.com/2008/09/30/pengumuman-mengenai-posting-dari-majalah-full-circle-magazine/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 12:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Full Circle Magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kaplinglinux.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Situs kaplinglinux kadang-kadang akan mengambil bahan posting dari majalah Full Circle Magazine, yaitu majalah khusus untuk pengguna Ubuntu. Menurut saya majalah ini memiliki content yang sangat bagus dan hal penting lainnya adalah gratis kan sekarang jarang atau bahkan langka sekali mendapatkan barang yang bagus dan gratis. Artikel yang diambil dari majalah ini ditempatkan didalam kategori [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Situs kaplinglinux kadang-kadang akan mengambil bahan posting dari majalah Full Circle Magazine, yaitu  majalah khusus untuk pengguna Ubuntu. Menurut saya majalah ini memiliki content yang sangat bagus dan hal penting lainnya adalah gratis <img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" class="wp-smiley" title="Pengumuman mengenai posting dari majalah Full Circle Magazine" />  kan sekarang jarang atau bahkan langka sekali mendapatkan barang yang bagus dan gratis.</p>
<p><span id="more-36"></span></p>
<p>Artikel yang diambil dari majalah ini ditempatkan didalam kategori Full Circle Magazine. Jadi dengan kata lain semua artikel yang terletak pada categori ini adalah artikel yang diterjemahkan dari majalah Full Circle Magazine. Apabila pembaca tidak keberatan sudilah memberikan komentar mengenai hasil terjemahan saya, apakah jelek, bagus atau sempurna. Jadi terdapat semacam timbal balik untuk mengetahui kualitas terjemahan saya. Syukur-syukur kalau komentarnya positif semua <img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" class="wp-smiley" title="Pengumuman mengenai posting dari majalah Full Circle Magazine" /> </p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kaplinglinux.com/2008/09/30/pengumuman-mengenai-posting-dari-majalah-full-circle-magazine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo memahami directory structure di Linux</title>
		<link>http://www.kaplinglinux.com/2008/09/15/ayo-memahami-directory-structure-di-linux/</link>
		<comments>http://www.kaplinglinux.com/2008/09/15/ayo-memahami-directory-structure-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 12:28:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Full Circle Magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kaplinglinux.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya karena sudah begitu lama tidak posting. Hal ini disebabkan karena saya lagi mengebut tesis yang harus selesai paling lambat awal bulan depan. Jadi apabila saya tidak posting harap dimaklumi. Dan saya juga mohon doa dan support dari pengunjung setia situs kaplinglinux Oke pada hari ini saya akan membahas mengenai [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya karena sudah begitu lama tidak posting. Hal ini disebabkan karena saya lagi mengebut tesis yang harus selesai paling lambat awal bulan depan. Jadi apabila saya tidak posting harap dimaklumi. Dan saya juga mohon doa dan support dari pengunjung setia situs kaplinglinux</p>
<p><span id="more-34"></span></p>
<p>Oke pada hari ini saya akan membahas mengenai directory structure di Linux. Posting ini merupakan terjemahan dari majalah Full Circle Magazine edisi pertama yang ditulis oleh ArsGeek. Bagi kamu yang tidak tau apa itu FullCircleMagazine,  majalah ini merupakan majalah yang membahas tentang distro Linux Ubuntu.</p>
<p>Oke kembali pada topik pembahasan. Salah satu kesulitan bagi pengguna Linux yang baru adalah directory structure yang terdapat pada Linux yang terlihat aneh terutama bagi user yang sudah terbiasa menggunakan Windows. Berikut ini merupakan ringkasan nama-nama directory yang memegang peranan penting pada directory structure di Linux beserta dengan fungsi dari directory tersebut.</p>
<p><strong>/<br />
</strong></p>
<p>Ini merupakan root directory dari linux atau biasanya disebut dengan mothership atau home field. Merupakan satu-satunya top directory pada komputer kamu. Segala sesuatu dimulai dari sini. ketika kamu mengetikkan &#8216;/home&#8217; sebenarnya kamu menyuruh Linux untuk memulai dari directory / dan kemudian menuju pada home directory.</p>
<p><strong>/root</strong></p>
<p>Directory ini merupakan directory penyimpanan untuk root user. Root user merupakan administrator atau orang yang berhak untuk melakukan perubahan pada sistem. Root user dapat melakukan apapun pada sistem, termasuk untuk menghilangkan atau menghapus semua file sistem. Jadi hati-hati dalam menggunakan directory root ini.</p>
<p><strong>/bin</strong></p>
<p>Directory ini menyimpan standard utility dari linux (read programs). Biasanya directory ini terdapat pada path kamu. Hal ini berarti jika kamu mengetikkan perintah &#8216;ls&#8217; pada terminal window, maka terminal window akan mencari pada directory /bin ini untuk mengetahui apakah fungsi dari perintah ini, dan kemudian akan melakukan fungsi sesuai dengan perintah &#8216;ls&#8217; yang ditemukan pada directory ini.</p>
<p><strong>/etc</strong></p>
<p>Directory ini merupakan directory tempat penyimpanan administrative dan konfigurasi sistem. Contoh jika kamu menginstall program samba, dan kamu ingin merubah sistem file samba, kamu dapat menemukan file tersebut pada directory /etc/samba.</p>
<p><strong>/dev</strong></p>
<p>Directory ini berguna untuk menyimpan control peripherals. Perintah untuk mengirimkan file yang dicetak pada printer dilakukan pada directory ini. Hal ini juga berlaku untuk disk drive, usb, dan hardware lainnya.</p>
<p><strong>/home</strong></p>
<p>Directory ini berguna untuk menyimpan data kamu. Tiap user memiliki file home yang berbeda-beda sesuai dengan nama usernya (yang biasanya memiliki format /home/username) dengan pengeculian untuk root user.</p>
<p><strong>/tmp</strong></p>
<p>Directory ini merupakan temporary folder. File yang tidak dibutuhkan oleh sistem ketika file tersebut sudah digunakan satu kali atau dua kali oleh program akan diletakkan di directory ini. Kebanyakan Linux sistem diset akan menghapus file pada directory ini secara otomatis pada selang waktu tertentu, Jadi jangan taruh file-file penting kamu di directory ini.</p>
<p><strong>/usr</strong></p>
<p>disini kamu akan menemukan extra utilities yang tidak terdapat pada directory /bin atau /etc. Seperti games, printer utilities, dan lain-lain. Directory /usr dibagi menjadi section-section seperti /usr/bin untuk program, /usr/share untuk shared data seperti file suara atau icon-icon, /usr/lib untuk library-library yang tidak dapat dijalankan secara langsung tetapi dibutuhkan oleh program lain. Package manager juga melakukan aktivitasnya pada directory /usr ini.</p>
<p><strong>/opt</strong></p>
<p>Directory ini berguna untuk menyimpan optional stuff. Mau mencoba Firefox versi terbaru? kamu dapat menginstall pada directory /opt. Apabila kamu tidak cocok kamu dapat menghapus program tersebut tanpa mengakibatkan perubahan pada sistem. Program-program yang terdapat pada directory ini biasanya terletak pada satu directory yang menyimpan semua data dan library dari program tersebut.</p>
<p><strong>/usr/local</strong></p>
<p>Directory ini menyimpan program-program yang diinstall manual (contoh program yang diinstall tidak melalui package manager). Directory ini memiliki stucture yang sama dengan directory /usr. Ide bagus untuk menyimpan program yang diinstall dengan menggunakan package manager pada directory /usr dan menyimpan program-program lainnya pada directory /usr/local, karena tidak ada sesuatu yang penting yang terdapat pada directory /usr/local.</p>
<p><strong>/media</strong></p>
<p>Beberapa distro menggunakan folder ini untuk melakukan proses mount seperti usb, cd, atau dvd drive dan file sistem lainnya.</p>
<p>Sekarang kamu sudah satu langkah lebih maju untuk menjadi master linux. Mungkin pertama kali directory ini akan terlihat membingungkan, tapi lama kelamaan kamu akan menjadi terbiasa setelah menggunakan untuk beberapa lama.</p>
<p><strong>Artikel ini diambil dari Full Circle Magazine edisi pertama. Artikel ditulis oleh ArsGeek dengan judul How-To DIRECTORY STRUCTURE. kamu dapat mendownload majalah Full Circle Magazine di situs <a title="Full Circle Magazine" href="http://fullcirclemagazine.org/" target="_blank">www.fullcirclemagazine.org</a></strong></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.kaplinglinux.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kaplinglinux.com/2008/09/15/ayo-memahami-directory-structure-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
