Halo sebelumnya saya meminta maaf pada pembaca setia situs ini, karena sudah cukup lama saya membiarkan situs ini jablay. Jangan khawatir, saya tidak akan membiarkan situs ini terlalu lama jablay. Alasan saya tidak sempat update situs ini karena saya mengerjakan suatu proyek yang akan dirilis dalam waktu dekat ini.
Oke pada posting kali ini saya akan membahas mengenai file permission di Linux. Sebelumnya apa sich yang dimaksud dengan file permission itu?. File permission adalah suatu hak yang dapat dilakukan oleh user atau group terhadap suatu file. Secara umum hak didalam linux dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu : read (sering disingkat dengan r), write (sering disingkat dengan w), dan execute (sering disingkat dengan x).
Untuk lebih jelasnya coba kamu buka terminal, dengan cara klik menu Applications->Accessories->Terminal. Lalu ketikkan ls -lh di terminal. Pada posting ini saya mengambil salah satu contoh file dengan nama coba.txt. Coba kamu perhatikan gambar dibawah ini
Pertama-tama saya akan menjelaskan cara membaca file permission tersebut. Cara membaca permission ini adalah dari kiri ke kanan. Coba perhatikan karakter pertama disebelah kiri. Karakter pertama ini merupakan jenis file yang dibuat. Tanda “-” berarti file coba.txt ini berjenis file. Sedangkan apabila file coba.txt memiliki tanda “d” bukan tanda “-”, berarti coba.txt berjenis directory. Karakter c digunakan untuk menunjukkan karakter device. Sedangkan karakter b digunakan untuk menunjukkan sebuah blok device.
Sekarang ambil tiga karakter setelah tanda “-”, maka kamu akan mendapatkan karakter “rw-”. Tiga karakter ini menunjukkan permission yang dimiliki oleh owner atau pemilik file ini terhadap file tersebut. Dalam contoh ini pemilik atau owner file ini adalah indrabt. Jangan khawatir saya akan menerangkan pada bagian selanjutnya darimana saya tau pemilik file coba.txt ini adalah indrabt. Dalam contoh ini indrabt memiliki hak read and write pada file ini.
Lalu ambil tiga karakter berikutnya, maka kamu akan mendapatkan karakter “r–”. Tiga karakter ini menunjukkan permission yang dimiliki oleh group terhadap file ini. Dalam contoh ini group indrabt hanya memiliki hak read pada file ini. Sekali lagi jangan bingung. Nanti saya akan menjelaskan darimana saya tau bahwa group yang dapat mengakses file ini adalah indrabt
Lalu berikutnya ambil tiga karakter selanjutnya, maka kamu akan mendapatkan karakter “r–”. tiga karakter ini menunjukkan permission yang dimiliki oleh orang yang bukan termasuk owner dan tidak termasuk dalam group (biasanya disebut dengan others atau everyone else). Dalam contoh ini others memiliki hak hanya read saja.
Lalu angka 1 menunjukkan jumlah link pada file coba.txt. Karakter berikutnya menunjukkan owner atau pemilik file ini. Dalam hal ini adalah indrabt. Karakter berikutnya menunjukkan group, yang dalam hal ini adalah indrabt. Gimana sudah jelaskan darimana saya tau bahwa pemilik file dan group yang dapat mengakses file ini adalah indrabt.
Lalu angka 158 menunjukkan ukuran file dalam satuan byte. Karakter 2008-12-22, dan 17:56 menunjukkan tanggal dan waktu file dibuat. Karakter berikutnya, yaitu coba.txt menunjukkan nama file.
Oke sekian saja posting kali ini. Pada posting berikutnya saya akan menjelaskan cara mengubah owner , group dan juga merubah permission untuk file ini. Jangan khawatir posting berikutnya tidak akan molor sampai 3 minggu kok
. saya akan merelease posting berikuntya pada hari natal. Jadi jangan lupa buka situs ini tepat pada hari natal oke.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.




4 responses so far ↓
1 jampes // Dec 26, 2008 at 2:54 pm
bos mau tanya nih…
gimana cara mainin mp3 di linux kubuntu??
2 admin // Dec 26, 2008 at 7:53 pm
@jampes
caranya harusnya sama dengan Ubuntu. Kamu juga harus menginstall plugin untuk memainkan file MP3 dengan menggunakan repositorynya
3 Menginstall Program di Ubuntu Bagian Akhir | Tempat Belajar Linux // Apr 8, 2009 at 2:41 am
[...] kamu bingung cara membaca hak akses suatu file silahkan baca kembali posting dengan judul file permission di Linux. Apabila file tersebut tidak memiliki hak execute, maka kamu harus menambahkan hak execute untuk [...]
4 ihsan // Feb 27, 2012 at 10:19 am
Dear admin
saya ingin bertanya klo kita coding php di windows kita panggil di browser lewat htdocs
pertanyaannya klo di linux codingnyya kita simpen dimana ya ??
Leave a Comment