Sebelumnya saya mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya karena sudah begitu lama tidak posting. Hal ini disebabkan karena saya lagi mengebut tesis yang harus selesai paling lambat awal bulan depan. Jadi apabila saya tidak posting harap dimaklumi. Dan saya juga mohon doa dan support dari pengunjung setia situs kaplinglinux
Oke pada hari ini saya akan membahas mengenai directory structure di Linux. Posting ini merupakan terjemahan dari majalah Full Circle Magazine edisi pertama yang ditulis oleh ArsGeek. Bagi kamu yang tidak tau apa itu FullCircleMagazine, majalah ini merupakan majalah yang membahas tentang distro Linux Ubuntu.
Oke kembali pada topik pembahasan. Salah satu kesulitan bagi pengguna Linux yang baru adalah directory structure yang terdapat pada Linux yang terlihat aneh terutama bagi user yang sudah terbiasa menggunakan Windows. Berikut ini merupakan ringkasan nama-nama directory yang memegang peranan penting pada directory structure di Linux beserta dengan fungsi dari directory tersebut.
/
Ini merupakan root directory dari linux atau biasanya disebut dengan mothership atau home field. Merupakan satu-satunya top directory pada komputer kamu. Segala sesuatu dimulai dari sini. ketika kamu mengetikkan ‘/home’ sebenarnya kamu menyuruh Linux untuk memulai dari directory / dan kemudian menuju pada home directory.
/root
Directory ini merupakan directory penyimpanan untuk root user. Root user merupakan administrator atau orang yang berhak untuk melakukan perubahan pada sistem. Root user dapat melakukan apapun pada sistem, termasuk untuk menghilangkan atau menghapus semua file sistem. Jadi hati-hati dalam menggunakan directory root ini.
/bin
Directory ini menyimpan standard utility dari linux (read programs). Biasanya directory ini terdapat pada path kamu. Hal ini berarti jika kamu mengetikkan perintah ‘ls’ pada terminal window, maka terminal window akan mencari pada directory /bin ini untuk mengetahui apakah fungsi dari perintah ini, dan kemudian akan melakukan fungsi sesuai dengan perintah ‘ls’ yang ditemukan pada directory ini.
/etc
Directory ini merupakan directory tempat penyimpanan administrative dan konfigurasi sistem. Contoh jika kamu menginstall program samba, dan kamu ingin merubah sistem file samba, kamu dapat menemukan file tersebut pada directory /etc/samba.
/dev
Directory ini berguna untuk menyimpan control peripherals. Perintah untuk mengirimkan file yang dicetak pada printer dilakukan pada directory ini. Hal ini juga berlaku untuk disk drive, usb, dan hardware lainnya.
/home
Directory ini berguna untuk menyimpan data kamu. Tiap user memiliki file home yang berbeda-beda sesuai dengan nama usernya (yang biasanya memiliki format /home/username) dengan pengeculian untuk root user.
/tmp
Directory ini merupakan temporary folder. File yang tidak dibutuhkan oleh sistem ketika file tersebut sudah digunakan satu kali atau dua kali oleh program akan diletakkan di directory ini. Kebanyakan Linux sistem diset akan menghapus file pada directory ini secara otomatis pada selang waktu tertentu, Jadi jangan taruh file-file penting kamu di directory ini.
/usr
disini kamu akan menemukan extra utilities yang tidak terdapat pada directory /bin atau /etc. Seperti games, printer utilities, dan lain-lain. Directory /usr dibagi menjadi section-section seperti /usr/bin untuk program, /usr/share untuk shared data seperti file suara atau icon-icon, /usr/lib untuk library-library yang tidak dapat dijalankan secara langsung tetapi dibutuhkan oleh program lain. Package manager juga melakukan aktivitasnya pada directory /usr ini.
/opt
Directory ini berguna untuk menyimpan optional stuff. Mau mencoba Firefox versi terbaru? kamu dapat menginstall pada directory /opt. Apabila kamu tidak cocok kamu dapat menghapus program tersebut tanpa mengakibatkan perubahan pada sistem. Program-program yang terdapat pada directory ini biasanya terletak pada satu directory yang menyimpan semua data dan library dari program tersebut.
/usr/local
Directory ini menyimpan program-program yang diinstall manual (contoh program yang diinstall tidak melalui package manager). Directory ini memiliki stucture yang sama dengan directory /usr. Ide bagus untuk menyimpan program yang diinstall dengan menggunakan package manager pada directory /usr dan menyimpan program-program lainnya pada directory /usr/local, karena tidak ada sesuatu yang penting yang terdapat pada directory /usr/local.
/media
Beberapa distro menggunakan folder ini untuk melakukan proses mount seperti usb, cd, atau dvd drive dan file sistem lainnya.
Sekarang kamu sudah satu langkah lebih maju untuk menjadi master linux. Mungkin pertama kali directory ini akan terlihat membingungkan, tapi lama kelamaan kamu akan menjadi terbiasa setelah menggunakan untuk beberapa lama.
Artikel ini diambil dari Full Circle Magazine edisi pertama. Artikel ditulis oleh ArsGeek dengan judul How-To DIRECTORY STRUCTURE. kamu dapat mendownload majalah Full Circle Magazine di situs www.fullcirclemagazine.org
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.



2 responses so far ↓
1 darmanex // Sep 18, 2008 at 4:07 am
Wah,,,sangat bermanfaat bgt nih bagi saya yg tutorial kayak gini,,
Thx yak bro…:)
2 usmijuka // Jan 10, 2009 at 2:59 am
terimakasih banyak mas.. ilmunya
sedang belajar linux nih
Leave a Comment