Halo pada posting kali ini saya akan menjelaskan cara menginstall Lampp pada Ubuntu 8.04. Lampp ini merupakan XAMPP versi Linux. Kamu juga dapat mendownload XAMPP versi Windows atau Mac OS di situs XAMPP.
Oke berikut ini merupakan langkah demi langkah menginstall XAMPP pada Linux Ubuntu 8.04.
- Langkah yang pertama tentu saja kamu harus mendownload program XAMPP yang terdapat di situs XAMPP
- Langkah kedua taruh file XAMPP pada root directory home kamu. Misalnya directory home saya adalah /home/indrabt/. jika file tersebut ditaruh pada home directory, maka path file tersebut akan menjadi /home/indrabt/xampp-linux-1.6.6.tar.gz
- Masuk ke Ubuntu terminal. Caranya pilih Applications->Accessoris->Terminal seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini
- Setelah itu ketikkan tar xvfz xampp-linux-1.6.6.tar.gz -C/opt pada Linux Terminal. Catatan : perhatikan huruf besar dan huruf kecil harus diketikkan apa adanya. Maksudnya apabila pada perintah diatas terdapat huruf besar, maka ketikkan huruf besar. Begitu pula sebaliknya. Karena pada Linux Terminal penulisan perintah menggunakan huruf besar dan huruf kecil dibedakan atau dengan kata lain case sensitive.
- Perintah diatas akan mengekstrak file archieve xampp ke dalam directory /opt.
- Setelah proses extract berhasil. Langkah berikutnya adalah melakukan start XAMPP web server dengan mengetikkan perintah sudo /opt/lampp/lampp start di Linux Terminal. Apabila perintah tersebut dijalankan maka terminal akan meminta password user administrator kamu. Kamu ketikkan password yang kamu masukkan pada waktu kamu menginstall Ubuntu.
- Maka Linux terminal kamu akan mengeluarkan pesan sebagai berikut :
- XAMPP : Starting Apache with SSL (and PHP5)…
- XAMPP : Starting MySQL…
- XAMPP : Starting ProFTPD…
- XAMPP for Linux started
- Pesan yang dimunculkan tersebut merupakan pesan bahwa XAMPP web server mulai berjalan pada kompie kamu. Catatan : setiap kali kamu melakukan restart, shut down, atau log out kamu harus melakukan start XAMPP web server dengan menggunakan perintah sudo /opt/lampp/lampp start seperti yang telah dijelaskan diatas.
- Langkah berikutnya panggil web browser Firefox, dan pilih FIle->Work Offline untuk menghilangkan tanda centang yang terletak disebelah kiri tulisan Work Offline.
- Langkah terakhir ketik localhost pada url address web browser. Maka firefox akan menampilkan gambar seperti dibawah ini
Oke sekian saja posting kali ini. Selamat mencoba dan good luck
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.





7 responses so far ↓
1 Catur // Oct 10, 2008 at 11:41 pm
terima kasih banyak atas panduannya diatas
tp, gimana caranya supaya restart otomatis setelah dibooting
terima kasih
2 admin // Oct 10, 2008 at 11:57 pm
@Catur
Sama-sama. untuk membuat bagaimana cara supaya XAMPP dapat restart otomatis setelah booting anda dapat membaca panduan di forum ini http://www.apachefriends.org/f/viewtopic.php?t=17460&sid=002c16e592cd01f59676100110b6aec8
Kalo anda masih kurang jelas. saya akan membuatkan artikel mengenai caranya dalam minggu ini. Jadi tetap rajin berkunjung ke situs ini ya. Promosi mode on
3 Inggih Permana // Dec 9, 2009 at 8:27 pm
Localhost kok g’ mw jalan ya? padahal xamppny udh d install
4 admin // Dec 12, 2009 at 3:22 am
mungkin belum dijalankan. untuk menjalankan xampp ketikkan sudo /opt/lampp/lampp start di bash shell
5 jwhy // Dec 16, 2009 at 10:29 pm
saya mau brtanya, apkah cra menginstal xampp yg dtunjukkan diatas, cranya bsa sma jika qt sdang mnginstall linux server??? mhon http://www.kaplinglinux.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gifpnjelasannya. thanks be4…
6 athrees // Feb 9, 2010 at 7:41 am
saya blm tahu tentang ubuntu server (console). jd saya mau tanya nih… apakah Lampp(xampp) itu di instal di ubuntu server (console) atau ubuntu dekstop yang dibuat server dari ubuntu console. please bantuannnnnya….
7 admin // Feb 9, 2010 at 1:41 pm
@Athrees : Untuk tutorial tersebut saya menggunakan ubuntu desktop. Kalo instalasi ubuntu server ada pilihan untuk menginstall service-service server seperti mail server, web server, dll. Kalau saya secara pribadi lebih suka menggunakan ubuntu desktop untuk dijadikan server. Alasan utamanya karena ada tampilan grafis atau User Interfacenya, jadi untuk melakukan setting jauh lebih mudah daripada mengetik perintah melalui terminal. Kalau di server tidak ada tampilan grafisnya. Mohon dikoreksi apabila saya salah :p
Leave a Comment